GUNA MELAKSANAKAN SE WALIKOTA SALATIGA TENTANG PPKM, KELURAHAN NOBOREJO BERSAMA FORKOMPIMCAM MELAKSANAKAN OPERASI YUSTISI

Kapolsek Argomulyo AKP Asikin memimpin apel persiapan operasi yustisi di halaman Kelurahan Noborejo

NOBOREJO – Jajaran Polsek Argomulyo, Koramil 16/Tingkir, Kecamatan  Argomulyo, Satpol PP Kota Salatiga dan Kelurahan Noborejo  melaksanakan kegiatan operasi yustisi penegakan Surat Edaran Walikota Salatiga Nomor 443.1/019/101.2 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Salatiga yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Noborejo pada hari Kamis (14/1). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Argomulyo AKP Asikin beserta jajaran, Anggota Koramil 06/Tingkir, Camat Argomulyo Agus Wibowo, SH. MH., segenap personil Kelurahan Noborejo dan personil Satpol PP Kota Salatiga.

Kapolsek Argomulyo AKP Asikin selaku pembina apel persiapan operasi yustisi menyampaikan bahwa operasi ini merupakan operasi kemanusiaan dalam rangka pelaksanaan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dimana petugas dalam bertindak harus tegas tetapi juga lugas dimana dalam melakukan penindakan harus dengan salam, senyum dan sapa. “Dalam penegakan SE Walikota Salatiga tujuan utamanya adalah memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang saat ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi” pungkasnya.

Camat Argomulyo Agus Wibowo, SH.MH. menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak atas pelaksanaan kegiatan ini. Sasaran kami melaksanakan kegiatan ini adalah melaksanakan SE Walikota terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat. “Sebagaimana telah diatur dalam SE tersebut, selain penerapan protokol kesehatan adalah pembatasan jam operasional restoran, PKL, pusat perbelanjaan / mall, tempat hiburan malam yang disertai pembatasan jumlah pengunjungnya, selain itu penutupan lapangan Alun-Alun Pancasila, Taman Kota, Taman Tingkir dan Taman Sidomukti untuk umum serta pembatasan tempat ibadah hanya 50% dari kapasitas.” imbuhnya.

Lurah Noborejo melalui Sekretaris Kelurahan Widhi Cahyo Prasetyo, SH. menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini. Untuk kegiatan operasi yustisi kedua ini terjaring 27 pelanggar protokol kesehatan yang tidak menggunakan masker, yang berarti mengalami penurunan yang sebelumnya mencapai 35 pelanggar. Permohonan ijin pernikahan yang dilaksanakan 11 – 25 Januari ini juga kami minta untuk dibatalkan / ditunda pelaksanaannya. “Kami berharap kepada masyarakat agar lebih peduli akan penerapan protokol kesehatan demi melawan penyebaran covid-19, tidak hanya menyerahkan kepada pemerintah, tetapi harus bersama – sama seluruh elemen masyarakat.” pungkasnya

Arif salah satu personil Satpol PP Kota Salatiga menyambut baik kegiatan ini dimana penerapan SE Walikota selain Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah, kami juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak mengingat keterbatasan personil yang ada. “Dukungan dari wilayah seperti ini sangat kami harapkan karena tidak hanya tingkat kota saja, kami berharap semua ikut ambil bagian dalam pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 ini.”  imbuhnya

Dalam operasi yustisi di wilayah Kelurahan Noborejo yang berlokasi di sekitar Pasar Melati Noborejo dan perempatan jalan Arjuna. Tindakan selanjutnya dilakukan pencatatan identitas oleh petugas Satpol PP yang kemudian diberikan masker oleh petugas setelah sebelumnya menjalani hukuman yang berupa push up, mengucapkan teks Pancasila dan juga menyanyikan lagu wajib.

noborejo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *