BERSAMA PUSKESMAS CEBONGAN, KELSI SRIKANDI NOBOREJO LAKSANAKAN GERMAS

BERSAMA PUSKESMAS CEBONGAN, KELSI SRIKANDI NOBOREJO LAKSANAKAN GERMAS
Ketua Kelsi Noborejo bersosialisasi terkait vaksin covid-19

NOBOREJO – Kelsi Srikandi Kelurahan Noborejo bekerjasama dengan Puskesmas Cebongan melaksanakan Germas pada hari Sabtu (13/3).

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Noborejo beserta jajarannya, Ketua TP PKK Kelurahan Noborejo, Ketua Kelsi bersama anggota serta segenap warga masyarakat. Selain melaksanakan sosialisasi bidang kesehatan, kegiatan ini juga melaksanakan cek dan konsultasi kesehatan gratis.

Lurah Noborejo Dyah Karunia Alfatien, S.STP. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kelsi Srikandi, Puskesmas Cebongan dan Masyarakat Dukuh Pamot yang telah menyukseskan pelaksanaan Germas setelah 1 tahun berhenti kegiatan yang dikarenakan pandemi covid-19.  Saya berharap masyarakat dapat patuh kepada anjuran pemerintah agar wabah ini segera berakhir. “Walaupun kasus positif di Kelurahan Noborejo sangat kecil, saya berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci  tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.” imbuhnya

Ketua Kelsi Srikandi Dessy Christin menyampaikan tentang pentingnya vaksinasi covid-19. Walaupun tidak memberikan jaminan terbebas dari penularan virus korona ini, setidaknya bisa mengurangi resiko. “Ada beberapa hal yang menyebabkan calon penerima vaksin gagal mendapatkan vaksin yaitu pengidap diabetes dengan kadar yang sangat tinggi, selain itu juga hipertensi yang melebihi 180.” pungkasnya

dr. Galuh dari Puskesmas Cebongan menyampaikan kepada masyarakat, dalam menghadapi pandemi saat ini yang harus dilakukan masyarakat antara lain berolah raga rutin / aktivitas fisik, istirahat yang cukup, makan makanan yang sehat dan bergizi, kelola stress serta mendekatkan diri dengan Tuhan. ”Dibalik musibah yang melanda saat ini ada sisi positif yang bisa dipetik, yaitu rasa kebersamaan dengan keluarga yang semakin erat dimana hal ini tidak diperoleh disaat situasi normal karena disibukan dengan aktifitas masing – masing.” pungkasnya.

noborejo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *